Cover Story: Chua, Ichez & Niza Performa, Sound & Playability

Terbukti, dunia musik ternyata tidak hanya dimiliki oleh kaum Adam. Pada kenyataannya kaum hawa bisa...

Panggung: Konsergasme Linkin Park

Ketika A-Pro diundang pihak promotor untuk melihat sistem tata suara dua hari sebelum konser Linkin...

Review: Roland Juno Gi, Keyboard Workstation

Roland mengenalkan synthesizer seri Juno D (Digital) sejak tahun 2005 terus melakukan pengembangan...

Teknik: Cara Praktis Merekam Bass

Ada banyak cara ketika merekam bass gitar. Salah satunya, kita bisa memfokuskan pada penggunaan DI...

Musisi: "The Fingers" Energi Baru Indro Hardjodikoro

Satu lagi grup band asal Indonesia yang berhasil memukau publik dunia, adalah ‘The Fingers’, band...

  • Cover Story: Chua, Ichez & Niza Performa, Sound & Playability

    Tuesday, 08 November 2011 14:26
  • Panggung: Konsergasme Linkin Park

    Tuesday, 08 November 2011 14:28
  • Review: Roland Juno Gi, Keyboard Workstation

    Tuesday, 08 November 2011 14:29
  • Teknik: Cara Praktis Merekam Bass

    Tuesday, 08 November 2011 14:30
  • Musisi: "The Fingers" Energi Baru Indro Hardjodikoro

    Tuesday, 08 November 2011 14:31
  • Juli 2013
    Juli 2013
  • Agustus 2013
    Agustus 2013
  • September 2013
    September 2013
  • Oktober 2013
    Oktober 2013
  • November 2013
    November 2013
  • Desember 2013
    Desember 2013
  • Januari 2014
    Januari 2014
  • Februari 2014
    Februari 2014
  • Maret 2014
    Maret 2014
  • April 2014
    April 2014
  • Mei 2014
    Mei 2014
  • Juni 2014
    Juni 2014
Home Review JK Coustic JD-2400 Power Amplifier

JK Coustic JD-2400 Power Amplifier

JD-2400 berada dalam range produk JD Series dari JK Coustic. Ada beberapa yang tergabung pada seri ini, dan salah satu serinya, yakni JD-5200 sudah di-review terlebih dahulu di beberapa edisi yang lalu. Setelah JD-5200 berhasil menunjukkan kinerja yang baik ketika di-review, maka A-Pro berkesempatan melanjutkan review untuk power amplifier yang satu ini.

Sama seperti tipe lainnya yang berada dalam JD Series, JD-2400 juga merupakan power amplifier kelas H yang menggunakan ring transformer atau power supply model ring. Selain dianggap lebih mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik, transformer model ini juga lebih irit dalam urusan bobot. 

Tampilan kasat mata dari JD-2400 ini bisa dikatakan identik dengan tipe lainnya dalam seri JD. Terlihat cukup berukuran 3 Unit rack space, dengan total bobot 26 Kg. Lay out panel depannya terlihat cukup elegan dan berkelas, dengan 2 buah knob kontrol dan sirkulasi udara di panel kiri dan kanannya. Sedangkan tampak belakangnya, tersusun terminal input dengan colokan XLR serta koneksi untuk ke speaker yang menyediakan model Speakon dan binding post.

JD-2400 ini mampu menyediakan keluaran sebesar 2300 Watt dalam mode bridge mono berimpedansi 4 Ohm, atau 1750 Watt dalam mode yang sama, namun dalam impedansi 8 Ohm. Sedangkan bila dalam mode stereo, JD-2400 ini menyediakan output 2 x 1400 Watt @ 2 Ohm, 2 x 1050 Watt pada 4 Ohm, dan 2 x 600 Watt pada total impedansi 8 Ohm. Melihat dari besaran output yang disediakannya, maka aplikasi JK Coustic JD-2400 ini akan lebih ideal bila dipekerjakan untuk men-drive driver HF (Hi Frequency) ataupun MF (Midrange Frequency).

Test 1.. 2..
Kali ini, kami harus menyediakan sebuah sistem 3-way dengan amplifikasi tri-amp. Dan JD-2400 kami pekerjakan untuk men-drive HF dan MF. Tentu saja kami harus menyisipkan penggunaan LMS diantara keluaran mixer dan input power JD series ini. Sebagai sumber suaranya, kami menggunakan CD player dan mikrofon yang terhubung ke mixer.

Berbagai jenis musik kami pilihkan untuk di-repro oleh sistem ini. Mulai dari musik bergenre rock dengan repro HF yang agresif, hingga musik-musik pop atau jazzy yang seringkali mengedepankan repro vokal yang detail dan natural. Ada juga musik dari genre dance, seperti house dan sejenisnya.
Kesan yang kami dapatkan dari kinerja power JK Coustic JD-2400 ini adalah repro frekuensi tingginya terdengar cukup bagus. Relatif halus dengan detail yang juga cukup baik serta minim distorsi. Ini membuat frekuensi tinggi bisa terdengar cukup nyaman tanpa kesan harsh yang berlebihan. Untuk men-drive driver HF, kami pekerjakan JD-2400 ini dalam impedansi 8 Ohm.

Artikel Lengkap Baca AudioPro Edisi 10 Okt - Nov 2010

 

Panggung
MENILIK PERKEMBANGAN PRODUK ANAK BANGSA MENILIK PERKEMBANGAN PRODUK ANAK BANGSA SUDAH HAMPIR SATU TAHUN SEJAK LAUNCHINGNYA BULAN JULI 2013 SILAM, X9 AUDIO SUDAH BANYAK MENGALAMI PERKEMBANGAN...
PERINGATAN 100 TAHUN ISMAIL MARZUKI PERINGATAN 100 TAHUN ISMAIL MARZUKI BEBERAPA MUSISI DAN SENIMAN, MEMBUAT SERENTETAN ACARA UNTUK MEMPERINGATI 100 TAHUN ISMAIL MARZUKI, YANG MERUPA...
Current Issue
Intermezzo
DOM PROJECT, DOM PROJECT, Jangan heran jika sebuah musik bergenre rock mampu tampil dengan berbeda di band ini, Dom Project. Karena pentolan band ini a...
MIKE FRASER MIKE FRASER LEBIH DIKENAL SEBAGAI SOUND ENGINEER DAN MIXER UNTUK MUSISI-MUSISI ROCK ‘N ROLL, MIKE FRASER MEMILIKI CARA TERSENDIRI UNTUK M...
ELEMENT MANUVER DI ALBUM TERAKHIR ELEMENT MANUVER DI ALBUM TERAKHIR Vakum selama 5 tahun, sah-sah saja para parlement (penggemar element) beranggapan kalau band ini sudah bubar. Namun rilisan a...
VIOLET, MENGGABUNGKAN BIOLA DAN VOKAL YANG KHAS VIOLET, MENGGABUNGKAN BIOLA DAN VOKAL YANG KHAS Menarik perhatian sejak merilis single pertama mereka yang berjudul “ Bahagia Tanpamu”, Violet langsung dikenal sebagai musis...
HARMONI KOLABORASI DWIKI DHARMAWAN HARMONI KOLABORASI DWIKI DHARMAWAN Sebagai musisi sekaligus komposer berkelas internasional, tentunya kemampuan bermusik Dwiki Dharmawan tidak perlu diragukan l...
LANGKAH PERDANA LATASHA LANGKAH PERDANA LATASHA Mungkin namanya belum begitu dikenal di panggung musik tanah air, tetapi bisa jadi penyanyi cantik yang masih belia ini mampu...
CINTA INDONESIA DI MATA MUSIKIMIA CINTA INDONESIA DI MATA MUSIKIMIA Banyak cara menyatakan rasa cinta ke tanah air. Bahkan dengan sebuah album, kita bisa menunjukkan kepedulian dan cinta tanah ...
YANG TAK TERPIKIRKAN BAND ABRI YANG TAK TERPIKIRKAN BAND ABRI Namanya boleh sangar. Namun jika menilik kepanjangan dari ABRI yang tak lain Aku Bukan Rocker Idaman, maka hilanglah bayangan...
D’BANDHITS DENGAN NAFAS ROCK YANG “MENGENTAL” D’BANDHITS DENGAN NAFAS ROCK YANG “MENGENTAL” Bagaimana jadinya jika seorang model sekaligus presenter, Darius Sinathrya, bersatu dengan gitaris rock Pupun Dudiyawan (eks ...
BENANG MERAH DAN KEKUATAN JOHN MAYER Sebagai seorang penyanyi, gitaris, songwriter, sekaligus produser, pemilik nama lengkap John Clayton Mayer memiliki kesempata...
YM Redaksi & Iklan

Fajar Arianto

Andree Stroo

Dini Wirastri

Bhagas

Aan