Cover Story: Chua, Ichez & Niza Performa, Sound & Playability

Terbukti, dunia musik ternyata tidak hanya dimiliki oleh kaum Adam. Pada kenyataannya kaum hawa bisa...

Panggung: Konsergasme Linkin Park

Ketika A-Pro diundang pihak promotor untuk melihat sistem tata suara dua hari sebelum konser Linkin...

Review: Roland Juno Gi, Keyboard Workstation

Roland mengenalkan synthesizer seri Juno D (Digital) sejak tahun 2005 terus melakukan pengembangan...

Teknik: Cara Praktis Merekam Bass

Ada banyak cara ketika merekam bass gitar. Salah satunya, kita bisa memfokuskan pada penggunaan DI...

Musisi: "The Fingers" Energi Baru Indro Hardjodikoro

Satu lagi grup band asal Indonesia yang berhasil memukau publik dunia, adalah ‘The Fingers’, band...

  • Cover Story: Chua, Ichez & Niza Performa, Sound & Playability

    Tuesday, 08 November 2011 14:26
  • Panggung: Konsergasme Linkin Park

    Tuesday, 08 November 2011 14:28
  • Review: Roland Juno Gi, Keyboard Workstation

    Tuesday, 08 November 2011 14:29
  • Teknik: Cara Praktis Merekam Bass

    Tuesday, 08 November 2011 14:30
  • Musisi: "The Fingers" Energi Baru Indro Hardjodikoro

    Tuesday, 08 November 2011 14:31
  • Mei 2011
    Mei 2011
  • Juni 2011
    Juni 2011
  • Juli 2011
    Juli 2011
  • Agust 2011
    Agust 2011
  • Sept 2011
    Sept 2011
  • Okt 2011
    Okt 2011
  • Nov 2011
    Nov 2011
  • Des 2011
    Des 2011
  • Feb 2012
    Feb 2012
  • Maret 2012
    Maret 2012
  • April 2012
    April 2012
  • Mei 2012
    Mei 2012
Home Panggung SOUND TEMA FUTURISTIK DI MALAM PERGANTIAN TAHUN BARU

SOUND TEMA FUTURISTIK DI MALAM PERGANTIAN TAHUN BARU

La Piazza sebagai salah satu kompleks kuliner yang terintegrasi dengan mal modern di kawasan Kelapa Gading - Jakarta Utara, masih dijadikan salah satu tempat favorit bagi sebagian penduduk Jakarta dalam perayaan pergantian tahun baru.

Kali ini Space Voyage adalah tema yang digunakan dalam acara pergantian tahun di La Piazza, dimulai dari pukul 20.00 WIB hingga selepas pukul 24.00 WIB. Gaya futuristik dengan desain dan atribut luar angkasa sudah disiapkan sejak beberapa hari sebelumnya. Tidak terkecuali tata suara dan tata lampu yang juga disiapkan sejak H minus tujuh. Berkaitan dengan tema futuristik ini maka tata suara berikut lighting panggung sangat dibutuhkan untuk membuat penampilan lebih semarak dan modern. Maka Melodia sound menurunkan sejumlah loudspeaker Outline Mantas Series yang di-drive oleh power amplifier Digital Outline TFive. Pada acara yang menampilkan Smash, Team Lo, X-Boys band, dan Masterpiece band, Melodia menggunakan 12 boks loudspeaker seri Mantas three-way yang merepro frekuensi tinggi dengan 1 x 3 inci, frekuensi rendah dan tengah dengan fitur LF/MF 2 x 8 inci NdFeB bandpass loaded woofers. Sedangkan area frekuensi rendah direpro oleh 4 boks subwoofer Mantas 2 x 18 inci.


Pada acara perayaan malam tahun baru ini, dua belas boks loudspeaker Outline seri Mantas tidak digantung melainkan ground stack. Yang menarik, Space Voyage terdiri dari dua buah panggung, yaitu panggung utama dan panggung sekunder. Di sini, dua set loudspeaker ditempatkan masing-masing di sebelah kanan panggung utama dan satu set lagi masih dengan 12 boks loudspeaker ditempatkan di sisi kiri panggung sekunder. Jarak di antara kedua set loudspeaker sekitar dua puluh meter lebih, relatif jauh. Ada tiga area penonton yang berada menghadap panggung, yaitu area pengunjung di gala dinner kesatu terdapat 30 meja dan area gala dinner kedua sekitar 20 meja. Masing-masing meja diisi dengan 10 orang pengunjung. Sedangkan, area festival mampu terisi sekitar 300 orang lebih pengunjung yang berdiri di depan panggung. Ketinggian area gala dinner lebih tinggi 1 meter daripada area penonton festival. Dari loudspeaker utama yang diperkuat fitur coverage area 120 derajat horizontal, seluruh suara yang disembur dari dua set loudspeaker ke pengunjung pada area gala dinner satu dan dua cukup merata. Total ada 24 boks oudspeaker ditambah 8 buah boks Outline Subtech (subwoofer) yang diatur ketinggiannya
agar sejajar dengan pengunjung di kedua area gala dinner.

 

PERFORMA

Penampilan X-Boys Band yang mengusung musik akustik modern dikombinasikan
beatbox terdengar sangat solid termasuk Masterpiece band yang tampil sempurna. Elektrik bass, rhythm Kahoon serta dikombinasikan sound efek Beatbox untuk area frekuensi rendah dan tengah direpro oleh kedua set speaker yang kaya energi. Begitu pula, tonality efek vocoder dan bass line cukup detail ketika kami berpindah dari area gala dinner satu menuju area gala dinner dua. Tim Melodia juga menempatkan hingga delapan titik speaker satelit surround aktif JBL Eon 515XT dan Outline DVS 15SP yang disebar di kedua area gala dinner. Tujuannya tak lain adalah pengunjung yang berada di meja gala dinner mendapat suara lebih maksimal dan mendapatkan efek surround sound tiga dimensi yang dinamis. Apalagi, para pengunjung yang berada di area gala dinner tidak terhalang oleh penonton yang berdiri di area festival. Begitu pula, area penonton festival, khususnya yang lebih dekat ke bibir panggung masih didapatkan ambience sound yang maksimal dimainkan oleh band dari panggung utama. Beragam
sound efek futuristik seperti vocoder dan sejumlah sound efek lainnya yang didominasi frekuensi rendah didapatkan karakter sound yang dramatis. Oleh karenanya, untuk meraih suara maksimal di area festival, dikover oleh 4 unit loudspeaker Outline DVS 10SP area center fill (bibir panggung) ditambah dua boks Outline Subtech sebagai center fill sub.
Bagian Panggung, musisi yang berada di venue juga diberikan kenyamanan saat sedang perform. Di sini, seluruh monitor sudah disiapkan dengan baik membuat seluruh musisi lebih nyaman ketika sedang bermain di atas panggung. Pada panggung utama disediakan dua set loudspeaker Outline (full range) dan subwoofer JBL PRX718S dengan jarak tertentu sebagai side fill speaker. Kekuatan tata suara tentu menjadi poin penting dalam suatu acara pagelaran spektakuler yang digelar hingga Minggu dini hari. Oleh karenanya kapasitas dan kualitas tatanan audio yang diturunkan oleh tim Melodia memberikan sensasi pertunjukan semakin dramatis dan meriah pada acara spektakuler ini yang bisa memberikan kesan kepada seluruh pengunjung yang datang di acara pergantian tahun.

 

 

 

 

 

 

 

Downtown Walk Festival

Read & Win

Review
JBL RM-12 JBL RM-12 Ruangan yang luas kadang menjadi kendala untuk mendapatkan dinamika sound yang pas kala berkaraoke . JBL mem...
ROLAND Lucina AX-09 ROLAND Lucina AX-09 Siapa bilang keyboardist selalu bersembunyi di balik peralatan mereka? Bebas berkeliaran di atas stage denga...
SEYMOUR DUNCAN DEJAVU TAP DELAY SEYMOUR DUNCAN DEJAVU TAP DELAY Banyak gitaris mengenal nama Seymour Duncan sebagai pabrikan pickup ternama di dunia. Bahkan, pickupnya meru...
SHREDDER CASTER SHREDDER CASTER Bas tipe Caster ini sebenarnya bukan termasuk tipe terbaru yang dikeluarkan oleh brand Shreder. Akan tetapi...
KEELEY ELECTRONICS KEELEY ELECTRONICS Buat para gitaris , nama Robert Keeley mungkin sudah tidak asing lagi . Ia ada lah si empunya pedal efek st...
NEUSONIK NE05 NEUSONIK NE05 Sebuah speaker monitor aktif untuk aplikasi studio rekaman dan broad cast terbaru keluaran Neusonik . Meski...
NEBULAE Effect Simbal (Splash + China) NEBULAE Effect Simbal (Splash + China) Nebulae ternyata tidak hanya konsentras i meluncurkan standart simbal. Untuk melengkapi drumkits , pabrikan ...
RCH SUBA 118P RCH SUBA 118P Brand RCH kemba li meluncurkan produk terbaru berupa subwoofer aktif tipe RCH SUBA 118P. Prod uk ini merupa...
ZOOM Q3HD ZOOM Q3HD Zoom suda h berpengalaman dan dikenal da lam memproduk - si produk multiefek untuk gitar dan bas elektrik. ...
IBANEZ RG8570Z-RS J CUSTOM IBANEZ RG8570Z-RS J CUSTOM Pada tahun 1935, Hoshino Gakki (pabrikan instrumen musik di Jepang) mungkin tidak menyangka nama Ibanez yang...
Panggung
Sound Gahar Konser Anthrax Sound Gahar Konser Anthrax Diakui, tidak banyak band bergenre Heavy Metal mendapat fasilitas sound yang maksimal di panggung tanah air....
Disco Ala Earth Wind Fire Disco Ala Earth Wind Fire Band legendaris yang sudah eksis sejak akhir tahun ‘60-an ini akhirnya menyambangi panggung musik Indonesia...
Current Issue
Intermezzo
Ketika Chemistry Itu Kembali Ketika Chemistry Itu Kembali Diakui atau tidak, Jamrud sempat mengalami degradasi dalam eksistensi perjalanan musikal mereka. Patut diakui juga, band as...
Ello dan Transformasi Musikal Ello dan Transformasi Musikal Diakui solois bernama lengkap Marcello Tahitoe ini memiliki gebrakan karir yang cukup spektakuler. Langsung mengejutkan pan...
Cold Play, British Rock Cold Play, British Rock Walaupun diakui popularitas band asal London ini sudah mulai menurun, tetapi aksi mereka masih tetap dinantikan. Band y...
KOLABORASI “BERANI” METALLICA DAN LOU REED KOLABORASI “BERANI” METALLICA DAN LOU REED Out of The Box, ini yang terjadi saat Metallica berkolaborasi dengan Lou Reed. Kolaborasi kedua rockstar ini, berawal saat...
The Feeling: Together We Were Made The Feeling: Together We Were Made Band yang pernah dinominsaikan di ajang Brits Award ini sepertinya mencoba terus eksis dengan meluncurkan album ketiga ini. B...
Valerius : Self Title Valerius : Self Title asal Amsterdam, Belanda ini memang termasuk pendatang baru di panggung musik dunia. Akan tetapi mereka mulai merambah panggun...
Selena Gomez & The Scene: When The Sun Goes Down Selena Gomez & The Scene: When The Sun Goes Down Selain dikenal sebagai solois, Selena Gomez juga tampil dengan grup-nya The Scene yang berawak Greg Garman (Drum), Joey Cleme...
Drive: Cahaya Terang Drive: Cahaya Terang Banyak band yang sudah identik dengan karakter sang vokalis. Lalu apa jadinya, saat sang vokalis yang sudah kuat karakter-nya...
Adele : 21 Adele : 21 Sejak awal kemunculannya di debut yang bertitel "19" (2008), penyanyi asal North London ini sudah sukses menarik perhatian pa...
Red Hot Chili Peppers: I’m With You Red Hot Chili Peppers: I’m With You Ditinggalkan oleh gitaris John Frusciante yang sudah melekat image-nya di band ini, tidak membuat Red Hot Chili Peppers (RHCP...
YM Redaksi & Iklan

Fajar Arianto

Andree Stroo

Dini Wirastri

Bhagas

Viqi ( AE )

Aan ( AE )