Selera Otentik Gomez
Menyenangi Jazz hingga ke akarnya, mencintai Jazz yang apa adanya, itulah Gomez yang bernama lengkap Andy Setiawan, keyboardish grup musik The Fingers yang juga tengah merintis karir sebagai musisi dan memiliki cita-cita besar sebagai konduktor. Ditemui di sela latihannya bersama The Fingers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Gomez membuka percakapan tentang awal karirnya bermusik. “Basic saya adalah piano klasik,” ujarnya. Menimba ilmu piano mulai dilakoni pria berumur 26 Antara Piano dan Keyboard Tidak mengalami kesulitan ketika harus bertransformasi dari tampilan klasik ke keyboard, yang kemudian hari, Roland RD 700 NX sebagai pilihannya. Menurutnya, secara teknik ia tetap mempertahankan teknik permainan piano, perbedaannya terletak pada power di penekanan tuts. Keakrabannya dengan keyboard semakin erat ketika ia bergabung dengan The Fingers, band besutan bassist Indro Hardjodikoro. Di The Fingers yang musiknya lebih beraliran Fusion, Gomez pun mengemas musiknya sesuai kebutuhan, yakni sound yang lebih elektrik. ”Jarang pakai sound piano,” ujarnya. Gomez bermain-main di rhytm, dan pemakaian akustik piano di keyboard, ia menggunakan synthesizer. Gomez melengkapi senjatanya dengan Roland Juno G untuk workstationnya. Duo Roland, di mata pria penggemar Chick Corea, sangat istimewa. Terutama keyboard Roland RD 700 NX yang dianggap Gomez sebagai cinta pertamanya. Menurutnya, Roland sound piano akustik di RD 700 NX telah mendekati sound piano sesungguhnya. “Sensitivitas tutsnya hampir sama dengan piano,” alas an Gomez. Tidak hanya itu, soundnya yang tebal menurut Gomez sangat serasi untuk memainkan musik Jazz kegemarannya. Artikel Lengkap Baca AudioPro Edisi April 2012 |
Downtown Walk Festival
Read & Win


Musisi
tahun ini sejak masuk sekolah menengah musik (sederajat SMU) di Yogyakar ta dan semakin diperdalam ketika ia kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI). Sejak di ISI, Gomez sudah berkeinginan membentuk band. Meski latar belakangnya musik klasik, bukan berarti ia tidak menginginkan tampil solo sebagai pianis klasik. “Kalau 


