Looper, Inovasi Pintar Switching System
Setiap gitaris pasti mengerti akan istilah switching system, atau istilah bakunya ‘sistem pergantian’. Apa yang diganti? Jawabannya adalah sound-nya. Di dalam sound sendiri biasanya melibatkan istilah-istilah seperti distorsi, clean, crunch dan lain-lain.
Biasanya gitaris memanfaatkan alat yang namanya efek. Umumnya berbentuk pedal untuk memudahkan ‘pergantian’ sound-nya ketika tangan tengah sibuk memainkan gitar. Fungsi dan karakteristik setiap pedal dan setiap merek berbeda. Jika menginginkan sound yang variatif, maka dibutuhkan lebih dari satu pedal, bisa 2, 3 bahkan 8 atau 10 pedal!
Umumnya pedal dikumpulkan dalam satu board yang biasa disebut dengan istilah pedal board. Selain berfungsi sebagai ‘wadah’ pedal, pola pengumpulan ini lagi-lagi ditujukan untuk memudahkan gitaris menggonta-ganti pemakaian efek sesuai lagu yang dimainkan. Agak repot memang, karena semakin banyak pedal maka semakin luas board-nya, dan diperlukan jangkauan kaki yang lebih lebar pula.
Ketidakpraktisan sistem switch secara langsung seperti itulah yang melahirkan sebuah perangkat inovatif yang disebut dengan effect switcher dan controller (Looper). Sebagai ‘muara’ dari para pedal, selain memudahkan ‘switch’, juga bertugas menyalurkan sinyal dari gitar ke amplifier dan memastikan sinyal tersebut terkirim tanpa ada gangguan meskipun banyak menggunakan pedal efek/stompboxes.
Artikel Lengkap Baca AudioPro Edisi 10 Oktober-November 2011
Downtown Walk Festival
Read & Win





