Cover Story: Chua, Ichez & Niza Performa, Sound & Playability

Terbukti, dunia musik ternyata tidak hanya dimiliki oleh kaum Adam. Pada kenyataannya kaum hawa bisa...

Panggung: Konsergasme Linkin Park

Ketika A-Pro diundang pihak promotor untuk melihat sistem tata suara dua hari sebelum konser Linkin...

Review: Roland Juno Gi, Keyboard Workstation

Roland mengenalkan synthesizer seri Juno D (Digital) sejak tahun 2005 terus melakukan pengembangan...

Teknik: Cara Praktis Merekam Bass

Ada banyak cara ketika merekam bass gitar. Salah satunya, kita bisa memfokuskan pada penggunaan DI...

Musisi: "The Fingers" Energi Baru Indro Hardjodikoro

Satu lagi grup band asal Indonesia yang berhasil memukau publik dunia, adalah ‘The Fingers’, band...

  • Cover Story: Chua, Ichez & Niza Performa, Sound & Playability

    Tuesday, 08 November 2011 14:26
  • Panggung: Konsergasme Linkin Park

    Tuesday, 08 November 2011 14:28
  • Review: Roland Juno Gi, Keyboard Workstation

    Tuesday, 08 November 2011 14:29
  • Teknik: Cara Praktis Merekam Bass

    Tuesday, 08 November 2011 14:30
  • Musisi: "The Fingers" Energi Baru Indro Hardjodikoro

    Tuesday, 08 November 2011 14:31
  • Jan 2011
    Jan 2011
  • Feb 2011
    Feb 2011
  • Maret 2011
    Maret 2011
  • April 2011
    April 2011
  • Mei 2011
    Mei 2011
  • Juni 2011
    Juni 2011
  • Juli 2011
    Juli 2011
  • Agust 2011
    Agust 2011
  • Sept 2011
    Sept 2011
  • Okt 2011
    Okt 2011
  • EDISI FEBRUARI 2012
    EDISI FEBRUARI 2012
Home Cover Story Edane, When Vintage Meet Modern Sound

Edane, When Vintage Meet Modern Sound

Band rock yang masih sanggup mempertahankan eksistensi-nya tetap terus memberikan kejutan. Selain bergesernya formasi, tenyata Edane masih sanggup memberikan kejutan lainnya. Apalagi kalau bukan konsep musik mereka yang terkesan tampil lebih fresh. Yang menurut penuturan mereka, konsep musik yang merupakan semacam kaleidoskop perjalanan karir mereka, dari album awal sampai album terakhir.

Saat ’mampir’ di kantor AudioPro, Eet Syahranie (Gitar), Fajar Satritama (Drum) yang juga ditemani oleh Ervin Nanzabakri (Vokal), Hendra Zamzami (Gitar Rhythm), dan Daeng Oktav (Bass) banyak bercerita seputar proses kreatif dan perangkat/equipment yang digunakan untuk penggarapan maupun untuk kebutuhan live mereka. Formasi terakhir inilah, sekaligus sebagai pembuktian bahwa Edane masih merupakan band rock yang patut diperhitungkan di panggung musik rock Indonesia.

Mengenai formasi terbarunya, Eet Syahranie mengungkapkan bahwa pada dasarnya Edane cuma tinggal berdua. Lebih lanjut, gitaris ini mengungkapkan, ”Edane hanya tinggal saya dan Fajar. Segala keputusan mengenai dan segala hal tentang Edane, di tangan kami. Tapi karena kami sebuah band, kami juga membutuhkan personel lainnya, seperti Vokal, Gitar Rhythm dan Bass. Setelah melakukan seleksi, kami akhirnya memilih personel lainnya ini sebagai additional tetap. Formasi ini lebih diperuntukkan saat live.”

Saat ditanyakan proses seleksinya, gitaris ini mengaku mengalami proses waktu yang panjang. ”Misalnya, Hendra di gitar rhythm sudah lama menjadi asisten saya, dan Daeng Oktav juga sudah pernah terlibat dengan Edane dan Ervin justru sempat pernah dijadikan vokalis sebelum vokalis Edane yang terakhir. Kebetulan mereka cukup klop dengan kami, maka jadi terbentuklah formasi terakhir.”
Saat ditanyakan, tambahnya gitar rhythm dalam formasi Edane, Eet menjelaskan bahwa sebenarnya hal ini sudah dilakukan sejak album pertama. ”Sebenarnya ini bukan hal baru. Mungkin baru kali ini kita benar-benar tampil berlima. Pada dasarnya konsep musik Edane sejak awal memang selalu membutuhkan gitar rhythm,” ungkapnya lebih lanjut.

Menangani konsep musik terbaru-nya Edane memang berusaha tampil lebih fresh dibandingkan album-album sebelumnya. ”Musik kami saat ini sebenarnya seperti rangkuman dari album-album kami sebelumnya. Mempertemukan sound vintage dengan karakter musik modern. Vokal...memungkinkan untuk itu. Misalnya dia bisa menampilkan scream bahkan suara vibran seperti era rock klasik. Patokan kami sebenarnya ada pada musik rock, walaupun ada lagu yang kami ramu seperti era modern metal dengan sound tebal dan permainan double pedal yang mendominasi,” jelas Fajar menambahkan.

Artikel Lengkap Baca AudioPro Edisi 03 Maret-April 2011

 

Review
DIGITECH HARDWIRE VALVE DISTORTION SC-2 DIGITECH HARDWIRE VALVE DISTORTION SC-2 Pedal efek Digitech, telah banyak mengalami perubahan selama kiprahnya di industri pedal gitar. Setelah banyak...
PLANET WAVES O-PORT PLANET WAVES O-PORT Dewasa ini, suguhan musik hidup dengan nuansa akustik kian merebak di berbagai panggung pertunjukan di tanah a...
SHREDDER HERO SHREDDER HERO Shredder merupakan produk instrumen tanah air yang cukup produktif menggelontorkan beragam varian baru gitar m...
Sabian Holy China, Chad Smith Signature Series Sabian Holy China, Chad Smith Signature Series Penggebuk drum Red Hot Chili Peppers (RCHP) bersama Sabian Cymbals ini membuat gebrakan musikal dengan meluncu...
JTS HP535, Headphone Monitor JTS HP535, Headphone Monitor Saat kita melakukan rekaman, baik merekam vokal atau instrumen akustik tentu saja membutuhkan sistem closed mo...
SWR WorkingPro 15, Combo Bass Amp SWR WorkingPro 15, Combo Bass Amp Produk ampli combo SWR WorkingPro 15 ini sepertinya menawarkan kualitas sound yang powerful, dengan punch yang...
Proland DSP-3000, Prosesor Efek untuk Karaoke Proland DSP-3000, Prosesor Efek untuk Karaoke Tak banyak prosesor efek vokal pada sistem karaoke yang menawarkan fitur yang begitu komplet. Selain bisa meny...
Sontronics Delta, Mikrofon Ribbon Instrumen Sontronics Delta, Mikrofon Ribbon Instrumen Delta mikrofon ribbon jenis yang dirancang oleh pabrikan Sontronics sebagai mikrofon close-miking guitar untuk...
BASS YAMAHA BB 424 BASS YAMAHA BB 424 Yamaha adalah brand kuat yang telah lama merajai industri alat musik internasional. Beberapa produknya menjadi...
FALCON EEG-078 FALCON EEG-078 Belum banyak yang bisa diceritakan dari gitar bernama Falcon ini. Umurnya yang masih muda, membuat gitar ini p...
Panggung
SOUND TEMA FUTURISTIK DI MALAM PERGANTIAN TAHUN BARU SOUND TEMA FUTURISTIK DI MALAM PERGANTIAN TAHUN BARU La Piazza sebagai salah satu kompleks kuliner yang terintegrasi dengan mal modern di kawasan Kelapa Gading - ...
KONSERGASME LINKIN PARK KONSERGASME LINKIN PARK Ketika A-Pro diundang pihak promotor untuk melihat sistem tata suara dua hari sebelum konser Linkin Park, kami...
Current Issue
Intermezzo
The Feeling: Together We Were Made The Feeling: Together We Were Made Band yang pernah dinominsaikan di ajang Brits Award ini sepertinya mencoba terus eksis dengan meluncurkan album ketiga ini. B...
Valerius : Self Title Valerius : Self Title asal Amsterdam, Belanda ini memang termasuk pendatang baru di panggung musik dunia. Akan tetapi mereka mulai merambah panggun...
Selena Gomez & The Scene: When The Sun Goes Down Selena Gomez & The Scene: When The Sun Goes Down Selain dikenal sebagai solois, Selena Gomez juga tampil dengan grup-nya The Scene yang berawak Greg Garman (Drum), Joey Cleme...
Drive: Cahaya Terang Drive: Cahaya Terang Banyak band yang sudah identik dengan karakter sang vokalis. Lalu apa jadinya, saat sang vokalis yang sudah kuat karakter-nya...
Adele : 21 Adele : 21 Sejak awal kemunculannya di debut yang bertitel "19" (2008), penyanyi asal North London ini sudah sukses menarik perhatian pa...
Red Hot Chili Peppers: I’m With You Red Hot Chili Peppers: I’m With You Ditinggalkan oleh gitaris John Frusciante yang sudah melekat image-nya di band ini, tidak membuat Red Hot Chili Peppers (RHCP...
Kaiser Chiefs: The Future Is Medieval Kaiser Chiefs: The Future Is Medieval Band asal England ini masih bertahan dengan menampilkan nuansa indie-rock dengan pola bermusik yang rumit dan pilihan sound o...
Black Tide: Post Mortem Black Tide: Post Mortem Band heavy metal yang diawaki anak ABG asal Miami, Florida kembali muncul di album kedua ini dengan energi yang masih sedahsy...
Lenny Kravitz: Black And White America Lenny Kravitz: Black And White America Penyanyi, songwriter, komposer dan musisi multi-instrumentalis ini muncul kembali di album-nya yang ke-9. Kali ini ada peruba...
Incubus: If Not Now When? Incubus: If Not Now When? Band asal California yang sukses menggelar konser di Jakarta sebanyak 2 kali ini, masih mampu mengukuhkan eksistensinya di pa...
YM Redaksi & Iklan

Fajar Arianto

Andree Stroo

Dini Wirastri

Bhagas

Viqi ( AE )

Aan ( AE )