Chua, Ichez & Niza: Performa, Sound & Playability
Terbukti, dunia musik ternyata tidak hanya dimiliki oleh kaum Adam. Pada kenyataannya kaum hawa bisa cukup eksis di industri ini. Dengan kolaborasi skill dan performa, 3 bassist ini berhasil muncul diantara nama-nama musisi yang meramaikan panggung musik nasional.
Kehadiran mereka ini ternyata tidak hanya sebagai pemanis, justru mereka sanggup menunjukkan kualitas permainan dan performa di atas panggung. Dipilihnya 3 nama ini, ada beberapa alasan. Pertama, mereka memiliki prestasi, yang tentunya memiliki skill yang tidak bisa dianggap remeh. Kedua, masih eksis di industri musik nasional. Ketiga, memiliki performa panggung yang cukup menarik. Bisa ditarik kesimpulan, di kalangan kaum hawa, hanya nama merekalah yang layak untuk dilirik.
Swasti Sabdastantri (Chua), Bass Berkualitas Sound Natural
Namanya pencabik bass cantik ini mencuat saat bergabung dengan band rock Kotak. Bukan sebuah kebetulan, walaupun masuk paling akhir di band ini, pemilik nama lengkap Swasti Sabdastantri (dikenal dengan nama Chua) ini ternyata memiliki skill yang cukup diperhitungkan. Bahkan Chua pernah mendapat gelar pemain bass se-Jawa dan Bali (pada tahun 2002). Pada tahun ini Chua berhasil mendapat penghargaan pemain bass favorit versi SCTV Music Award.
Uniknya, Chua awalnya belajar main gitar. Tapi saat melihat aksi idolanya Flea (Bassist Red Hot Chili Peppers), membuatnya beralih memainkan bass, "Kesannya keren banget melihat orang main bass seperti Flea," ungkapnya. Saat pertama kali bergabung di band, yaitu saat Chua masih di bangku SMP dan ia pun sudah memainkan bass. Cewek kelahiran Makassar, 3 April 1988 ini mengaku belajar bass secara autodidak, dengan banyak bertanya pada yang lebih senior.
Setelah perjalanan bermusiknya yang lebih serius, Chua akhirnya mengerti benar tentang equipment yang dibutuhkannya. "Pada dasarnya saya suka bass yang berkualitas, yang tentunya memiliki playability yang pas buat permainan saya. Sound bisa dimaksimalkan, walaupun karakter sound bass juga jadi bahan pertimbangan. Untuk itu, saya tidak mengkhususkan hanya menggunakan produk bass tertentu," ungkapnya menjelaskan.
Artikel Lengkap Baca AudioPro Edisi 10 Oktober-November 2011





