| Fali Wilmer, Single sebagai Tiket untuk Mendunia 23/04/2012 Sedikit sekali penyanyi yang dalam usia ‘nanggung’ berani meluncurkan album. Salah satunya adalah Fali Wilmer ini. Usianya masih muda yakni 13 tahun, baru saja merilis single yang akan masuk ke dalam album solonya dalam waktu dekat. Lagu “ Pengen Punya Pacar” menjadi andalan. Dikemas cacthy, ringan, segar dan mudah dihafal sangat sesuai dengan usia Fali yang terbilang ABG. Fali memulai karir sebagai bassist di band bernama QtheWater sejak tahun 2008. Keinginannya bersolo karir lebih dari kepada ekspresi dirinya sebagai anak muda yang bertalenta. Tidak hanya di oleh vokal yang kian matang, karena selain dibimbing oleh Tias Rekso, Fali juga belajar di Elfa Music School. Namun Fali juga piawai mengkomposisi lagu-lagunya yang bakal dikemas di album solonya, “ Masih belajarlah...” ujarnya saat ditemui di sebuah Cafe di Kemang. Mengusung genre pop, Fali mengaku banyak terinspirasi oleh musisi Bruno Mars dan Jason Mraz. Baik itu dari cara bernyanyi hingga untuk kebutuhan inspirasinya dalam mengkomposisi lagu. Lagu “Pengen Punya Pacar” diciptakan oleh CongQ dan didukung oleh musisi-musisi senior sepert: Alam Urbach (gitar), Ronny Pangkey (bass), Budhy Haryono (drum), Pacce Kalakmabin dan Yulius Lugiman (piano). Video klip lagu ini sudah dilansir, bahkan yang kedua dalam tahap proses pembuatan. Selain sebagai hadih ulang tahunnya, peluncuran single album ini juga menjadi momentum Fali menyandang ikon sebagai penyanyi solo pria, selepas ia meninggalkan tanah air untuk menuntut ilmu di Dublin, Irlandia. Ya, Fali memang berniat melanjutkan sekolah disana mengikuti kedua orangtuanya, dia amat berharap dengan sempat eksisnya dia di tanah air akan menjadi tiket emas untuk dirinya meraih impian sebagai penyanyi terkenal Indonesia dengan Dublin sebagai pintunya. “ Anggun c Sasmi mungkin sebagai contoh nyata....”ujar Ayah Fali yang ikut dalam sesi wawancara, Semoga Fali bisa mendunia.... D1n |
| Other Articles |
Saint Loco
Proses penciptaan lagu identik dengan kerja kreatif. Saint Loco mengejawantahkan proses tersebut hanya dengan satu cara ampuh, yakni melalui Jamming. Suatu kondisi yang juga menjelaskan betapa solid dan kompaknya mereka.
Kondisi itu nyaris serupa, ketika grup asal Jakarta ini berhasil menuntaskan penggarapan album ketiga mereka bertajuk Momentum. Album yang resmi launching di pertengahan bulan lalu merupakan ‘buah’ dari kerja sama personil Saint Loco yang sempat terpuruk beberapa tahun belakangan. Saint Loco sempat vakum selama hampir 5 tahun. Selama rentang waktu itu pula, grup yang memposisikan diri di genre Hip Metal ini didera berbagai masalah. Mulai dari kecelakaan motor yang dialami Wilberd (Nyong) si drummer, perselisihan di tubuh manajemen, dan ketidakcocokan visi di label. Hingga akhirnya di tahun 2012 ini, Saint Loco berhasil menelurkan Momentum sebagai momen kembalinya band yang pernah menelurkan hit “Santai Saja” ini di bawah naungan label baru mereka, Nagaswara.
Momentum
Album Momentum, diharapkan Saint Loco bisa menjadi album masterpiece mereka, karena album ini merupakan karya pertama setelah stag selama 5 tahun. “Semua ide yang ada di otak, kita keluarkan semua,” kata Iwan (gitaris) mewakili personil lainnya.
Artikel Lengkap Baca AudioPro Edisi Mei 2012
Downtown Walk Festival
Read & Win





